Karena postingan tentang Coxsackie/flu Singapur itu, ada pasien yang PM di Facebook menceritakan bahwa dia pernah melihat saya bersin ke lengan tapi dia tidak berani bertanya kenapa saya bersin seperti itu, dan dia berpikir itu kelakuan aneh dr. Arthur saja hahaha. Menakjubkan sih apa yang pasien perhatikan mengenai kebiasaan saya, sekalian menjelaskan kebiasaan-kebiasaan aneh saya, sekalian juga untuk menambah pengetahuan para dokulers, pada kesempatan ini mumpung lagi nganggur, saya mau menulis tentang keanehan-keanehan dr. Arthur 😀

Dr. Arthur kalo bersin itu gayanya ga normal! Bersin bukan ditutup pake tangan, tapi malah ama lengan atas, aneh banget deh, sumpah 😀

Jadi itu adalah usaha untuk tidak menyebarkan kuman, karena kalau kita bersin/batuk ke tangan, nanti kumannya jadi ada di tangan. Salaman, periksa pasien, pegang bolpen, pegang apapun semua jadi terkontaminasi kuman dong. kalau kita bersin ke lengan atas, itu hampir ga pernah kontak dengan barang lain kan?

 

Dr. Arthur ga pernah cuci tangaaaan abis periksa pasien!

eitsss, itu emang bener 😛 Cuci tangan pake sabun, keringin tangan pake handuk, periksa pasien lagi, ribet deh. Kemudian rusak kulit lama-lama karena kena sabun seharian berulang-ulang. TAPIII saya selalu menggunakan cairan pembunuh kuman setiap habis periksa pasien, yah anggep aja Hand sanitizer yang medical grade deh 😀 kalau hand sanitizer di pasaran itu hanya bisa membunuh kuman penyebab sakit perut, nah kalau hand sanitizer yang saya gunakan itu bisa membunuh semua kuman, virus, dan jamur bahkan virus HIV dan Hepatitis B pun (Virus Hepatitis B merupakan Virus yang kuat, lebih kuat daripada HIV, dan tidak mati dengan Alkohol!). Tertarik untuk punya di rumah? Hubungi saya wakakaka

Dr. Arthur itu jorok! suka pegang gatal-gatalnya pasien, jamur lah, eksim, borok, dipegang semua!

Yoi, hobi :p karena walaupun kulit merupakan salah satu bagian yang paling jarang memerlukan pemeriksaan laboratorium karena bisa menegakkan diagnosis dengan hanya melihat, namun selain dilihat juga perlu dipegang, dirasakan keras tidaknya, lembut kasarnya, sakit tidaknya, dll. Jadi walaupun kirimin foto, ga semua bisa ditegakkan diagnosisnya hanya dengan lihat foto saja. Nah nanti dokter ketularan penyakit? ah gosip ituuu, karena tidak ada satupun penyakit kulit yang akan menular dengan sebegitu cepatnya hanya dengan memegang kelainan kulit tadi. Jadi memegang kelainan kulit dapat membantu menegakkan maupun memastikan diagnosis, plus juga memberikan kepercayaan diri kepada pasien bahwa kelainan kulit yang diidapnya itu ga bikin kiamat kok, dr.Arthur aja masih mau memegangnya 😀 Ini adalah salah satu ilmu yang saya dapatkan dari ayah saya, Dr. Samuel L. Simon, SpKK. Karena passion nya beliau di Kulit, saya sudah di jelasin mengenai hal ini sejak belum masuk FK! hahaha

Dr. Arthur kalau periksa pasien dengan keputihan ga pake masker! omg!

Betul itu 😀 itu ajaran dari guru saya ketika saya pendidikan spesialisasi, karena bau dari keputihan itu khas, terkadang kita bisa mengetahui apa keputihannya hanya dengan mengenali bau nya 😀 terkesan jorok? ya gimana ya, risiko pekerjaan sih judulnya 😀 Tapi kalau dengan saya tidak menggunakan masker itu bisa membuat pasien tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk cek laboratorium keputihan, kenapa tidak? 😀 Dannn, saya pun mendorong kebiasaan untuk tidak menggunakan masker ini ke dokter-dokter umum ketika saya bicara mengenai keputihan haha

 

Dr. Arthur suka menggosok2 jarinya kaya abis ngupil!

Hahahahaha, Pada merhatiin aja ya!! Saya menggosok-gosokkan jari saya sebelum memegang kulit pasien itu tujuannya supaya jari saya lebih hangat biar tidak mengagetkan pasien, terutama anak-anak ataupun wajah para wanita cantik yang saya sentuh 😀

 

 

Yah begitulah keanehan dari Dr. Arthur a.k.a Dokterkulitku. Dokter juga manusia, jadi suka berlaku aneh-aneh, tapi di belakang keanehannya itu kebanyakan sebenarnya untuk pasien juga kok 😀

Sekian dan terima kasih atas perhatiannya 😀

Salam sehat dokulers!