Kuliah Tujuh Poin: Sunscreen alias sunblock alias tabir surya
 1.  Sunscreen ini wajib hukumnya (apalagi di Indonesia)! untuk melindungi kita dari matahari, supaya ketika kita terpapar matahari, yg rusak adalah sunscreennya, bukan kulit kita
2. kalo dah pake sunscreen, jangan sok jagoan petantang petenteng ngelawan matahari. karena sunscreen bisa luntur dan rusak, oleh karena itu wajarnya tiap 3 jam sekali diulangi lagi pemakaiannya
3. SPF menunjukkan seberapa besar kemampuan proteksinya. Kulit asia kulit berwarna, contoh kita dengan kulit sawo matang, misalnya 20 menit dijemur matahari kemudian terbakar/sunburn, nah bila dikasih sunscreen SPF 15 artinya: 15×20 menit baru terbakar, SPF 30: 30×20 menit baru terbakar
4. Ga usah ke bule-bule an dengan gaya-gayaan pakai sunscreen SPF 60, kita ga perlu proteksi sampai 60x lipat, karena sawo matang kita itu sudah bisa melindungi (makanya contohnya tadi: 20 menit). Sebelum si Sunscreen SPF 60 nya kalah berperang, dah luntur sunscreennya dari kulit kita karena keringat. idealnya utk kulit asia: SPF 30
5. SPF 60 itu digunakan pada orang dengan kulit Putihhhh contohnya bule. yang mana kulitnya tidak punya banyak pigmen yang bisa melindungi kulitnya seperti kita. Nah contohnya aja, si bule itu dg kulit putih rambut pirang, misalnya 3 menit kena matahari sudah kebakar. Makanya dia perlu SPF 60 (60x3menit) untuk melindungi kulit yang miskin pigmen tersebut
6. Tapi kan saya ala bule, mo pakai SPF 60! ya boleh aja sih, tapi semakin tinggi SPF nya dia semakin lengket/pliket, jadinya semakin berpotensi untuk menyumbat pori-pori alias bikin jerawat dan komedo
7. Walo mendung ataupun hujan, tetap harus pakai sunblock! loh dok?? kan ga panas?? (panas itu adalah infrared). kan ga silau/terang?? (silau dan terang adalah sinar tampak). walau mendung dan hujan, Ultraviolet tetap ada, dan UV itu yang membuat kulit rusak/menua/flek. Gimana caranya tau ada ultraviolet apa tidak? pakai kacamata transition aja yang bisa menggelap kalau kena UV hihihihihi

 

Salah diet bisa bikin rambut rontok? Nantikan Kultup berikutnya di dokterkulitku 😉