Tanpa kita sadari, kulit itu selalu bekerja keras setiap waktu, bagaikan petugas keamanan 24 jam. Kulit merupakan perlindungan utama tubuh kita dari gangguan luar. 

Skin Barrier ataupun Sawar Kulit, merupakan petugas keamanan kulit kita yang berada di garis depan. Skin Barrier ini bekerja dengan mencegah hal-hal yang dapat menyebabkan masalah untuk masuk ke dalam kulit kita. Petugas sekuriti yang menjaga portal masuk hotel lah untuk mudahnya.

Kelemahan pada skin barrier inilah yang merupakan dasar dari timbulnya kulit sensitif. Skin barrier yang lemah dan rusak, memperbolehkan bahan-bahan yang bersifat iritan untuk masuk, dan akhirnya lebih mudah terjadi iritasi.

Apa sih keluhan kulit sensitif?

l

Pasien

Banyak orang merasa kulitnya mudah teriritasi bila dioles krim perawatan atau kosmetik. Yang dirasakan adalah rasa panas, rasa seperti ditusuk tusuk, kemerahan/mudah merah, kulit kering kencang tertarik. Terkadang tidak tampak adanya kelainan di permukaan kulitnya, tapi kulit terasa tidak nyaman.

Jadi biasanya pasien datang dengan keluhan: kulit sensitif, mudah terkelupas, mudah merah, mudah iritasi

U

Dokter

Dari sudut pandang dokter, Keluhan dari pasien tersebut akan dikonfirmasi dengan temuan adanya lecet, bentol-bentol, keretakan kulit dan kadang infeksi disertai timbulnya nanah, kulit yang kering dan kecenderungan untuk terjadi perubahan pada warna kulit (mudah merah).

Apa penyebab kulit sensitif?

/

Penyebab dari dalam

Penyebab kulit sensitif dari dalam adalah adanya kondisi/penyakit kulit seperti eksim, rosacea atau alergi kontak. Kulit yang terlalu kering juga memudahkan timbulnya iritasi yang bila berkepanjangan membuat kulit menjadi sensitif ataupun reaktif. Usia juga mempengaruhi karena dengan bertambahnya usia, berkurang juga pertahanan dari kulit.

0

Penyebab dari luar

Penyebab dari luar yang paling sering ditemukan adalah kebiasaan mencuci wajah yang salah, penggunaan sabun yang tidak sesuai tipe kulit, penggunaan produk perawatan/kosmetik yang tidak sesuai ataupun tanpa supervisi dari dokter. Paparan dari lingkungan seperti matahari, angin atau hawa yg terlalu panas/dingin juga bisa membuat kulit menjadi lebih sensitif

Sepertinya saya mempunyai Kulit Sensitif deh

Bila tidak ada faktor penyebab dari dalam, sebenarnya tidak terlalu sering kejadian kulit yang benar-benar sensitif. Untuk mengetahui apakah kamu mempunyai faktor penyebab dari dalam, silahkan berobat ke dokter kulit untuk menentukan apakah ada kondisi yang dapat menyebabkan kulit jadi mudah merah dan sensitif, sehingga dapat ditangani secara menyeluruh.

Kerusakan kulit yang terjadi dalam jangka panjang, bagaikan pepatah sedikit-sedikit lama lama menjadi bukit, Kerusakan minimal yang berulang-ulang dalam jangka lama akhirnya dapat menyebabkan kerusakan kulit yang semakin sulit untuk ditangani dan memerlukan waktu yang lebih lama untuk dapat diperbaiki.

Sebagai gambaran saja, kulit bila mengalami kerusakan yang lama, contohnya kulit yang ‘sensitif’ akibat iritasi kronis dikarenakan cuci muka berlebihan setelah berobat ke dokter dan diobati, iritasinya akan sembuh dalam waktu kurang dari seminggu. Namun kerusakan kronis pada kulitnya memerlukan waktu yang lebih lama untuk dapat diperbaiki, yaitu bisa sampai 6 bulan. Dalam masa 6 bulan itu, kulit masih rapuh dan mudah kambuh iritasinya bila terkena apapun. 

Jadi seperti tembok yang rusak, diperbaiki dengan di semen dalam waktu singkat juga sudah tampak baik lagi dan tidak rusak. Namun semen tersebut masih basah, dan juga bila kering pun masih belum mengeras sempurna, sehingga bila dalam rentang waktu menunggu semen tersebut kering dan keras sempurna, bila terkena gangguan dari luar tembok tersebut akan rusak lagi

 

Sebelum ke dokter apa yang bisa saya lakukan?

Pilih sabun yang cocok

Sabun yang tidak mengeringkan, sesuai dengan tipe kulit, kalau bisa juga yang tanpa parfum, karena masih ada kemungkinan juga kamu ternyata tidak tahan dengan parfum/fragrance/wangi-wangian dari sabun tersebut

Cuci muka dengan baik

Cuci muka dengan lembut, dan tidak berlama-lama. Sabun sudah mengandung deterjen yang fungsinya memang untuk mengangkat kotoran, tidak perlu dibantu lagi dengan menggosok-gosoknya dengan keras, ataupun dipijat-pijat,

Hindari overcleaning

Cuci muka sudah cukup, tidak perlu menggunakan astrinjen yang berbahan dasar alkohol yang dapat mengeringkan dan merusak pertahanan kulit

r

Hindari penggunaan Scrub yang berlebihan

Penggunaan scrub maupun busa/loofah akan menyebabkan pengelupasan secara mekanik yang bisa berlebihan

Tidak Panas, Tidak Dingin

unakan air suam-suam kuku untuk cuci muka ataupun mandi. Penggunaan air terlalu panas dapat membuat kulit semakin kering

Gunakan Pelembab

Pelembab yang baik dapat membantu melindungi kulit supaya tidak mudah teriritasi (supaya semennya tidak rontok lagi ketika kena gangguan dari luar), bahkan ada pelembab yang juga dapat mempercepat perbaikan kulit yang sudah mengalami kerusakan tersebut (mempercepat semen menjadi kering) sehingga mempersingkat waktu untuk kulit kembali seperti semula lagi luar maupun dalam

Gunakan Tabir Surya

Penggunaan Sunscreen/Tabir Surya akan membantu melindungi kulit dari efek negatif sinar matahari, mencegah penuaan kulit dini, sehingga menjaga kesehatan kulit tetap optimal dalam melawan segala faktor stressor dari luar.