Jerawat: sebelum dan sesudah pengobatan dg dr. Arthur S. Simon, SpKK

Jerawat: sebelum dan sesudah pengobatan dg dr. Arthur S. Simon, SpKK

Jerawat adalah penyakit radang kronis di unit kelenjar pilosebasea, merupakan penyakit kulit yang paling banyak dijumpai.
Jerawat bisa ditemukan di semua usia, baik pria maupun wanita di seluruh dunia.

Penyebab jerawat adalah:

  1. Banyaknya produksi minyak,
  2. Adanya sumbatan di saluran kelenjar minyak sehingga mengakibatkan terbentuknya
  3. Komedo.
  4. Sumbatan ini merangsang tumbuhnya bakteri Propionibacterium acnes dan menyebabkan peradangan yg ditandai dg adanya kemerahan.

Banyaknya produksi minyak dipengaruhi oleh hormon testosteron yg mulai banyak diproduksi saat memasuki pubertas.
Sumbatan di saluran kelenjar minyak ini dapat diakibatkan oleh karena keturunan, dan atau penggunaan kosmetik yg menutupi pori2.
Dikatakan bila orang tua menderita jerawat maka sangat besar kemungkinan timbulnya jerawat pada anak. Pada penelitian sdh terbukti 1 dari 4 wanita yg memakai kosmetik lambat laun akan timbul jerawat, sayangnya hal ini tidak banyak diketahui dan dipercaya oleh para wanita.
Makanan apapun bukan penyebab timbulnya jerawat meskipun hal ini masih banyak dipercaya oleh penderita jerawat. Banyak dokter yg langsung memberikan daftar makanan yg dilarang saat pasien berobat jerawat. Akibatnya pasien kecewa karena sdh menghindari makanan yg dilarang akan tetapi jerawatnya tidak kunjung sembuh.

Prinsip pengobatan jerawat adalah:

  1. Mengurangi produksi minyak dengan minum obat Isotretinoin yg berefek mengecilkan kelenjar minyak sehingga produksi minyak berkurang. Tidak semua pasien perlu minum obat ini harus dilihat keperluannya.
  2. Mengangkat sumbatan dg menggunakan krim yg mengandung bahan pengelupas.
  3. Pemberian antibiotik dlm bentuk diminum atau dioles
  4. Hindari pemakaian bedak padat dan kosmetik yg menimbulkan jerawat

Masalah yg timbul pada awal pengobatan jerawat:

  1. Kulit menjadi kering kadang terlalu kering sampai kulit pecah. Untuk itu diperlukan memakai pelembab yg non komedogenik di pagi hari
  2. Jerawat yg masih dibawah kulit akan muncul semua ke permukaan. Hal ini membuat pasien panik sehingga tidak percaya kepada dokter dan pindah ke dokter lain dg harapan cepat sembuh dan tidak keluar jerawat. Biasanya diberikan krim yg mengandung kortikosteroid utk menghilangkan iritasi, dan menekan proses peradangan. Jerawat hilang dg cepat tapi hanya bersifat sementara. Pemakaian krim kortikosteroid terus menerus dlm jangka lama dipastikan akan menimbulkan masalah seperti pertumbuhan rambut, penipisan kulit sehingga pembuluh darah halus akan tampak.
  3. Pengobatan jerawat memerlukan waktu. 3 bulan pengobatan biasanya baru tampak perbaikan antara 20-30 persen

Kesimpulan:

  1. Jerawat bukan suatu penyakit yg aneh, pasti bisa sembuh dengan pengobatan yg tepat, hanya perlu waktu dan kesabaran
  2. Jangan mudah terpengaruh oleh teman utk memakai produk2 katanya cepat sembuh
  3. Jerawat adalah penyakit tidak ada hubungannya dg makanan, kulit kotor dan mitos2 lain yg banyak beredar
  4. Meskipun sdh sembuh dari jerawat dianjurkan tetap memakai krim perawatan untuk mencegah timbulnya jerawat kembali, menghilangkan bekas kecoklatan/kemerahan, menghilangkan kerut.
  5. Hindari pemakaian kosmetik yg komedogenik dan bedak padat. Kosmetik yg mahal dan sangat menutup pori2 yg berkesan memuluskan kulit dipastikan akan menimbulkan jerawat di kemudian hari.

 

Sekian dan Salam dari dokterkulitku

 

Kami tidak melayani konsultasi di www.dokterkulitku.com, comment berisi konsultasi akan kami hapus — Pengobatan yang menggunakan obat ataupun krim obat memerlukan konsultasi pribadi. Untuk konsultasi dg dr. Arthur bisa lihat disini. Untuk konsultasi dg dr. Simon bisa disini, ataupun cara lain — Untuk pemesanan lini kosmetik (non obat) bisa di email ke Info.BPN@dokterkulitku.com kosmetik@dokterkulitku.com (pengiriman dr Balikpapan) ataupun onlineshop@dokterkulitku.com (pengiriman dr Jakarta)